Malang, indikatorindonesia.co.id | Ratusan warga di Desa di Kecamatan wagir diberikan pemahaman dan sosialisasi terkait Penyakit Tidak Menular (PTM) di gedung serbaguna desa Parangargo kecamatan Wagir, Kamis (01/02/2024).
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang biasa disebut dengan istilah GERMAS sangat relevan untuk menghadapi permasalahan kesehatan. Kemajuan membawa perubahan akan gaya hidup yang cenderung tidak sehat, membuat kita malas dan tidak bergerak, kita tahu bagaimana teknologi sekarang sangat membuat kita jarang bergerak karena segala sesuatunya bisa diakses dengan instan lewat kecanggihan teknologi.
Adapun kegiatan digelar Kementrian kesehatan RI bersama Dinas Kesehatan Provinsi jawa timur dan kabupaten malang bersama anggota DPR RI komisi ix Kris Dayanti Selain sosialisasi dan juga di lakukan pemahaman kepada ratusan peserta yang hadir.
Ratusan peserta yang hadir, mendengar penyampaian sosialisasi penyakit tidak menular yang diberikan oleh pejabat Dinkes kabupaten malang ibu tri awiknami astoeti Skm. M.M kes kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit kab malang
Ibu tri mengimbau, kepada masyarakat Kabupaten malang untuk perlu mewaspadai penyakit tidak menular. Menurutnya penyakit tidak menular kerap terjadi, karena banyak dari penderita PTM yang tidak mengetahui dirinya sedang sakit.
“Faktor risiko tertinggi penyebab kematian dan kesakitan dari penyakit tidak menular (PTM) adalah hipertensi, merokok, asupan gula, garam dan lemak tinggi, serta indeks massa tubuh tinggi (berat badan berlebih),” kata ibu tri

Ia menyebut, perlu diperhatikan adalah jaga pola hidup dan pola makan yang benar. Termasuk olahraga yang teratur.
“Salah satu pencegahan yakni rajin olahraga. Jangan lupa cek kesehatan rutin, enyapkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup dan kelola pikiran agar terhindar dari stres,” katanya.
Kata dia, sebenarnya jika faktor risiko dan penyakit tidak menular segera diketahui lebih dini, maka angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ini dapat ditekan. Termasuk, produktifitas dan kualitas hidup masyarakat bisa menjadi meningkat.
“Harapan kami, kita semua bisa selalu terjaga kesehatannya. Termasuk sering memeriksa kesehatannya,” pungkasnya. ( Nadya | Ipitd)










