SIDOARJO, IndikatorIndonesia.co.id – Usia bukan penghalang untuk menorehkan prestasi. Hal itu dibuktikan Sherena Mecca, atlet sepatu roda cilik berusia enam tahun asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Meski masih duduk di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sherena sukses meraih medali emas dan perunggu dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Speed Sepatu Roda Jawa Timur XI 2026.
Dalam kejuaraan yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Lapangan Sepatu Roda SMANOR Sidoarjo tersebut, Sherena berhasil menyabet juara pertama pada nomor Speed Pemula K100 dan medali perunggu pada nomor K50.
Prestasi membanggakan ini menjadi bukti bahwa semangat berlatih dan keberanian berkompetisi dapat tumbuh sejak usia dini.
Sherena, yang akrab disapa Sherena, merupakan putri asal Kecamatan Surodakan, Kabupaten Trenggalek. Saat ini, ia masih menempuh pendidikan di PAUD Rumah Bermain Lebah, Trenggalek.
Di tengah persaingan atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur, Sherena mampu menunjukkan kemampuan dan mental bertanding yang patut diapresiasi.
Pada nomor sprint 100 meter, misalnya, Sherena sempat tertinggal ketika memulai start. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya kehilangan semangat. Ia justru mampu meningkatkan kecepatan, menjaga keseimbangan, dan mengejar para pesaing hingga akhirnya melintasi garis finis di posisi terdepan.
Penampilan tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam perjuangannya meraih medali emas. Sementara pada nomor sprint 50 meter, Sherena juga tampil kompetitif hingga berhasil membawa pulang medali perunggu.
Raihan dua medali tersebut disambut penuh kebahagiaan oleh ibunda Sherena, Sinta Fatmala. Ia mengaku bangga melihat putrinya mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam kejuaraan tingkat provinsi tersebut.
Menurut Sinta, prestasi yang diraih Sherena bukan sesuatu yang datang secara instan. Ada proses latihan rutin, kedisiplinan, serta dukungan keluarga dan teman-teman satu tim yang turut menjadi bagian dari perjalanan putrinya.
“Sangat senang dan bangga. Putri saya bisa meraih medali emas dan perunggu pada nomor yang diikuti. Bahkan, Sherena juga menjadi salah satu MVP dalam kejuaraan ini. Semoga prestasi tersebut bisa menjadi penyemangat bagi atlet-atlet sepatu roda lainnya,” ungkap Sinta.
Ia berharap pencapaian Sherena tidak berhenti sampai di Kejurprov Jatim XI 2026. Kejuaraan ini diharapkan menjadi pengalaman sekaligus batu loncatan untuk menghadapi kompetisi berikutnya dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Di balik prestasi atlet muda tersebut, Sinta juga menyampaikan harapan agar pembinaan olahraga sepatu roda di Kabupaten Trenggalek mendapatkan perhatian lebih serius dari pemerintah daerah dan organisasi olahraga terkait.
Menurutnya, potensi atlet-atlet muda perlu didukung melalui pembinaan berkelanjutan, fasilitas latihan yang memadai, serta kesempatan mengikuti berbagai kompetisi.
“Mudah-mudahan Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora), KONI, serta PORSEROSI Kabupaten Trenggalek terus meningkatkan perhatian terhadap olahraga sepatu roda,” harapnya.
Dukungan tersebut dinilai penting agar semakin banyak atlet muda Trenggalek yang memiliki kesempatan mengembangkan bakat dan meraih prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Sebagai informasi, Kejurprov Speed Sepatu Roda Jawa Timur XI 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Lapangan Sepatu Roda SMANOR Sidoarjo. Ajang yang diselenggarakan PORSEROSI Jawa Timur ini diikuti atlet dari berbagai daerah dengan sejumlah kategori, mulai dari pemula, standar, hingga speed.
Selain menjadi arena kompetisi, Kejurprov juga berfungsi sebagai tolok ukur kemampuan atlet sekaligus evaluasi hasil pembinaan olahraga sepatu roda di masing-masing kabupaten dan kota.
Persaingan ant atlet dalam kejuaraan ini bukan hanya soal kecepatan mencapai garis finis. Teknik, keseimbangan, konsistensi latihan, serta mental bertanding menjadi faktor penting dalam menentukan hasil perlombaan.
Keberhasilan Sherena Mecca meraih dua medali di tengah persaingan tingkat provinsi menjadi kabar menggembirakan bagi dunia olahraga Kabupaten Trenggalek.
Di usianya yang masih enam tahun, prestasi tersebut menjadi langkah awal yang menjanjikan. Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, bukan tidak mungkin Sherena akan kembali menorehkan prestasi lebih tinggi di masa mendatang.
(Nadya)










