DPC Gerindra Batu Gelar Semarak Peringatan HUT Partai Gerindra ke 15

Ketua DPC Gerindra Kota Batu, Heli Suyanto. (Foto: istimeea).

INDIKATOR – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Batu pada, Senin (06/02/2023) mendatang akan disemarakkan dengan berbagai rangkaian agenda, Sabtu (04/02/2023).

Sebagaimana yang disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Batu, Heli Suyanto mengatakan, perhelatan HUT Partai Gerindra di Kota Batu ini akan diramaikan dengan beberapa agenda penting

“Ada pendidikan Kader dan dilanjutkan besok, selain syukuran, ada juga santunan anak yatim, sembako murah, bazar UMKM, senam sanduk, senam kreasi, untuk senam yang mengadakan Perempuan Indonesia Raya (PIRA), untuk peserta senam antara 500 – 1000 masyarakat umum,”kata Heli.

Baca Juga: Cegah Stunting, Ini Yang Dilakukan Posyandu Anggrek

Lanjut Heli, UMKM di Kota Batu sangat membutuhkan sentuhan dari pemerintah dan dirinya serta beberapa rekan lainnya dari Fraksi Gerindra Kota Batu adalah wakil masyarakat yang mengemban amanah di DPRD yang mengimplementasikan perhatiannya terhadap bazar untuk UMKM.

“Paling pertama kita fokus ke bazar UMKM, dilanjutkan dengan senam sehat. Ini tujuannya untuk menyehatkan masyarakat Kota Batu, tidak hanya kalangan muda, tapi juga kelompok-kelompok senam lansia, juga kita undang di acara tersebut,” terangnya.

Baca Juga: Bantaran Sungai Brantas Kawasan Nongkrong Idaman Muda-Mudi

Sesuai tagline dari DPP Partai Gerindra yaitu ‘Bergerak Bersama Bangkitkan Indonesia’  di usia 15 tahun Partai Gerindra ini, baik Ranting, PAC maupun pengurus-pengurus DPC, hingga organisasi di partai Gerindra bisa bergerak dalam hal apapun, dan harus sadar di tengah-tengah masyarakat untuk membantu kesulitan di masyarakat.

“Di Batu ini cukup banyak UMKM binaan dari Pemerintah Daerah, dan juga ada UMKM yang mandiri, ini bisa difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, terutama dalam legalitas, produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM ini, mereka..kan awam terkait PIRT (Perusahaan Industri Rumah Tangga), paling tidak kita memberikan edukasi kepada UMKM dalam pengurusan legalitas, selanjutnya baru pemasarannya, yang di informasikan pemerintah kurang lebih 7 juta itu menjadi tangkapan UMKM,” tutur Heli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *