PASURUAN – Ada puluhan perwakilan pendukung Persekabpas Pasuruan yang tergabung dalam Sakera Mania menyambangi Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (18/2/2026) siang. Kehadiran mereka bukan dalam rangka aksi demonstrasi, melainkan menyampaikan kegundahan atas masa depan Club kebanggaan masyarakat Kab. Pasuruan yang dinilai belum menunjukkan hasil yang memuaskan
Ketua Yayasan Suporter Sakera Mania, Rosul menyuarakan aspirasinya bahwa dalam dua musim terakhir kiprah Persekabpas di kompetisi Liga 3 selalu terhenti di fase delapan besar. Kondisi tersebut dinilai belum cukup untuk membawa Club naik ke level yang lebih tinggi. Persekabpas seolah jalan di tempat. Target naik kasta belum tercapai. ujar Rosul.
Ia menambahkan, bahwa Sakera Mania berharap kepada DPRD dapat memfasilitasi pertemuan terbuka yang melibatkan pemerintah daerah, pemilik PT Persekabpas, manajemen internal Club, serta perwakilan suporter. Menurutnya dia, forum bersama itu penting untuk merumuskan arah serta masa depan Persekabpas secara jelas.
Rosul juga menyoroti tata kelola klub yang perlu dibenahi, terutama terkait kepemilikan dan keterlibatan investor. Mengingat Persekabpas dimiliki oleh 50 klub anggota, setiap kerja sama atau pembiayaan harus dituangkan dalam kesepakatan tertulis yang transparan.
“Kalau ada pihak yang ingin membiayai atau mengelola, harus ada MoU yang jelas. Jangka waktu, skema, dan kewenangannya harus tegas, jangan abu-abu,” tegasnya.
Selain itu, ia menyinggung isu yang beredar mengenai pelepasan klub yang disertai kewajiban pelunasan utang. Kabar tersebut, kata Rosul, menimbulkan keresahan di kalangan suporter karena berpotensi menjadikan Persekabpas sebagai objek transaksi semata.
“Kami ingin Persekabpas berkembang dan naik kelas, bukan stagnan tanpa kepastian,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Adi, perwakilan Sakera Mania lainnya. Ia menilai hubungan antara pemerintah daerah dan manajemen klub belum berjalan selaras, sehingga berdampak pada perjalanan tim “Kami berharap komunikasi dan hubungan ini diperbaiki. Pak Bupati pernah menyampaikan komitmen agar Persekabpas naik kasta. Maka semua pihak perlu duduk bersama dan mencari solusi,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyatakan bahwa suara suporter sejalan dengan harapan DPRD dan masyarakat luas agar Persekabpas dapat berprestasi lebih baik ke depan.
_“Kami siap memfasilitasi pertemuan lintas pihak. Namun ketika duduk bersama nanti, semua harus menurunkan ego demi kepentingan Persekabpas,” ujarnya.












