INDIKATOR – Malang, Dalam rangka menurunkan tingkat pengangguran dengan meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang kembali gelar pelatihan content kreator sesi IV di hotel Tidar Malang.
Kadisnaker Kab Malang Drs. Yoyok Wardoyo, M,M kepada para peserta pelatihan menyampaikan Disnaker itu mempunyai fungsi sebagai pengampuh pelatihan yang mana pelatihan yang diselenggarakan Disnaker wajib berbasis sertifikasi kompetensi
Berdasarkan data dari BPS tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Malang di tahun 2023 itu adalah 5,7% artinya terdapat 97.000 pencari kerja yang di dominasi jurusan SMA dan SMK
Serta mendapatkan referensi tambahan berupa ijazah atau sertifikasi kompetensi yang diakui dan bisa dipakai untuk tambahan kelengkapan kurikulum vitae untuk melamar pekerjaan.
Tujuan pelatihan ini dalam rangka untuk menurunkan pengangguran terbuka dengan sertifikasi kompetensi tambahan harapannya satu peserta bisa berkompetisi untuk memasuki dunia industri
Pelatihan ini gratis dan dibiayai oleh negara akan lebih menarik jika peserta tertarik memasuki dunia industri
Kita punya data berdasarkan wajib lapor ketenagakerjaan, itu ada kurang lebih 1800 industri atau perusahaan mulai mikro, kecil, sedang menengah sedang hingga besar jika kamu tidak pernah mencoba maka itu kamu hanya seorang pemimpi
Jika peserta tidak tertarik pada dunia industri maka dalam pelatihan ini peserta diarahkan untuk menjadi seorang entrepreneur muda atau pengusaha muda
Maka untuk mewujudkan cita-cita itu dalam pelatihan ini kita datangkan beberapa narasumber
Narasumber yang pertama kita datangkan dari kepala dinas koperasi, itu dalam rangka memotivasi peserta untuk bisa menjadi seorang entrepreneur muda atau seorang bos
Selain dimotivasi serta juga akan diarahkan untuk bisa menjadi seorang entrepreneur muda sebagai wirausahawan mikro
Yang terpenting selain mendapat motivasi peserta diberitahu cara mendaftar ke dinas koperasi untuk mendapatkan NIB
Kegunaan NIB jika usahawan muda tidak memiliki modal nib bisa digunakan sebagai salah satu syarat untuk mengajukan KUR itulah kenapa Disnaker dalam setiap pelatihan menggandeng dinas koperasi agar peserta mengerti kalau menjadi wirausahawan muda itu mendaftar.
Kemudian juga datangkan narasumber dari dinas perijinan perdagangan kenapa ada tahapan tingkatan kalau pengusaha mikro itu nantinya dibawah dinas koperasi pembinaannya kalau peserta mau memperbesar usahanya maka harus lewat Disperindag
Kalau anda mau mendirikan CV atau PT maka nanti usahanya lewat disperindag
Kemudian untuk memperkuat pelatihan Disnaker juga mengundang dari pihak perbankan tujuannya adalah agar peserta mendapatkan sosialisasi literasi perbankan dari pihak bank yang tidak didapatkan di sekolah.
Kemudian ada hal yang terpenting Bagaimana peserta membuat perencanaan dan pengelolaan keuangan untuk mewujudkan impian dengan literasi perbankan.
Dalam pelatihan Diskoperindag diharapkan peserta mampu mengimplementasikan pelatihan menjadi enterpreneur muda atau wirausahawan mikro yang memiliki tekad, pemahaman dan koneksi
Selain itu Disnaker juga menghadirkan narasumber dari direktorat vokasi umm untuk memberikan pemahaman jika peserta pelatihan tertarik menjadi pekerja formal di luar negeri












