MALANG – Festival Bakat 2025 yang digelar di Pendopo Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kepanjen, Minggu (23/11/2025) malam, tidak hanya menjadi panggung unjuk kemampuan siswa, tetapi juga momentum penguatan peran orang tua dalam menumbuhkan bakat sejak dini.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar M.Si, saat mewakili Bupati Malang dalam kegiatan tersebut.
Acara turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Camat dan Forkopimcam Kepanjen, Wakil Ketua dan pengurus Organisasi Arek Kepanjen, serta ratusan orang tua dan peserta festival dari berbagai jenjang.
Dalam sambutannya, Sekda Budiar menyinggung sejarah panjang Kepanjen yang memiliki situs Kerajaan Kanjuruhan pada abad ke-10.
Menurutnya, fakta sejarah tersebut semestinya menjadi kekuatan besar bagi Kepanjen untuk tumbuh sebagai pusat seni dan budaya.
“Sayangnya, banyak yang tidak tercatat. Yang lebih sering dipelajari adalah Singosari dan Majapahit. Padahal Kepanjen menyimpan sejarah besar. Maka seni dan budaya semestinya bisa kembali berpusat di sini,” ujarnya.
Budiar juga menekankan pentingnya dukungan moral orang tua dalam mengasah bakat anak. Keterlibatan aktif dinilai krusial mulai mengikutkan anak pada kursus, pertunjukan, hingga kompetisi.
“Dampingi mereka. Kenalkan pada sumber inspirasi. Fokus pada proses, bukan hanya hasil,” pesan Budiar.
Ia menyebut Festival Bakat sebagai bentuk apresiasi nyata kepada anak-anak yang berani tampil dan berkarya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dan terus ditingkatkan kualitasnya.
“Kepada anak-anakku, selamat mengikuti Festival Bakat dengan gembira. Tunjukkan karya terbaikmu. Jadilah kebanggaan orang tua dan daerah yang kita cintai,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Malang, Damanhury Jab, memberikan apresiasi khusus atas harmonisasi dan kekompakan antara Bupati dan Sekda Kabupaten Malang yang dianggap menjadi energi positif bagi kemajuan daerah.
Menurutnya, jiwa pengayom yang dimiliki Sekda Budiar merupakan contoh ideal pejabat daerah yang peduli pada mutu pendidikan dan kebudayaan.
“Bupati mungkin berhalangan datang dan beliau memberikan kepercayaan kepada Sekda untuk mengganti beliau menghadiri giat ini. Hal ini menunjukkan kekompakan yang layak diapresiasi. Jiwa pengayom seperti yang ditunjukkan Pak Sekda Budiar juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya generasi Malang ke depan,” ujar Damanhury Jab.
Ia berharap sinergi ini terus berlanjut dan menjadi teladan bagi jajaran birokrasi lainnya.
Festival Bakat 2025 yang berlangsung 22–23 November ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang. Ribuan peserta dari jenjang TK, SD, hingga SMP se-Malang Raya ikut serta dalam lima kategori lomba:
Mewarnai: 298 peserta
Ilustrasi: 44 peserta
Puisi: 20 peserta
Menyanyi: 48 peserta
Menari: 35 peserta
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan bakat sekaligus ajang menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda Malang Raya.












