Shinta Fatmala Ukir Prestasi, Puteri Asal Trenggalek Tembus Top 5 Puteri Kebaya Jawa Timur 2026

SURABAYA, IndikatorIndonesia.co.id — Kabar membanggakan datang dari Jawa Timur. Shinta Fatmala, perempuan kelahiran Kabupaten Trenggalek, berhasil menorehkan prestasi dengan masuk jajaran Top 5 Puteri Kebaya Jawa Timur 2026 yang digelar di Gedung Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Minggu (20/9/2026).

 

Dalam ajang tersebut, Shinta berhasil meraih Runner Up 4 Puteri Kebaya Jawa Timur 2026. Tak hanya itu, ia juga dinobatkan sebagai Puteri Best Berbakat Jawa Timur 2026.

 

Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi Shinta untuk membawa nama Jawa Timur ke tingkat nasional. Ia akan mewakili Jawa Timur dalam ajang Pemilihan Puteri Kebaya Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada 2027 mendatang.

 

Shinta mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, hasil tersebut tidak lepas dari dukungan keluarga, rekan-rekan di IHGMA Jatim, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan doa dan dukungan.

 

«“Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya tidak menyangka bisa meraih posisi Runner Up 4. Ini saya persembahkan untuk keluarga besar saya di IHGMA Jatim, kedua orang tua, keluarga, dan semua yang sudah mendukung serta mendoakan saya,” ujar Shinta, Minggu (20/9/2026).»

 

Perjalanan Shinta menuju ajang Puteri Kebaya Jawa Timur bukan tanpa tantangan. Ia harus menjalani berbagai tahapan seleksi dan pembinaan yang membutuhkan latihan intensif, kedisiplinan, serta pengorbanan waktu.

 

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Selain berhasil menembus jajaran lima besar, Shinta juga mendapatkan penghargaan sebagai Puteri Best Berbakat Jawa Timur 2026.

 

Bagi Shinta, pencapaian tersebut bukan sekadar gelar. Ia ingin menjadikan momentum tersebut sebagai langkah awal untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mengajak generasi muda mencintai kebaya sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

 

«“Semoga saya bisa terus belajar, berprestasi, dan menjadi inspirasi bagi teman-teman seusia saya agar bangga memakai kebaya dan ikut melestarikan budaya Indonesia,” katanya.»

 

Shinta berharap perjalanan menuju tingkat nasional nantinya dapat menjadi kesempatan untuk terus belajar sekaligus membawa nama Jawa Timur, khususnya Kabupaten Trenggalek, ke panggung yang lebih luas.

 

«“Semoga penghargaan ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya dan menginspirasi anak-anak muda agar semakin mencintai budaya Indonesia, khususnya kebaya sebagai warisan yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.»

 

Keberhasilan Shinta mendapat apresiasi dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Trenggalek. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa putri daerah mampu bersaing di tingkat provinsi dengan membawa identitas dan kekayaan budaya daerah.

 

Melalui prestasi tersebut, Shinta juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta tetap memiliki rasa bangga terhadap budaya Indonesia.

 

Langkah Shinta belum berhenti di Surabaya. Dengan status sebagai Puteri Best Berbakat Jawa Timur 2026, ia kini bersiap membawa nama Jawa Timur pada ajang Puteri Kebaya Indonesia di Bali pada 2027.

 

Masyarakat Trenggalek pun berharap perjalanan Shinta di tingkat nasional dapat berjalan lancar dan kembali menghasilkan prestasi yang membanggakan.

 

“Semoga prestasi ini menjadi awal perjalanan yang lebih cemerlang, dimudahkan saat mewakili Jawa Timur di tingkat nasional, terus menginspirasi generasi muda, dan membawa nama baik daerah di kancah yang lebih luas,” demikian harapan masyarakat Trenggalek.

 

(Nadya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *