INDIKATOR – Papua, Bagi Warga Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, nama Yohanes Adii, S. Hut., merupakan sosok tokoh yang tidaklah asing lagi. Bahkan nama ini begitu familiar di semua kalangan di Kabupaten Deiyai.
Lulusan Universitas Papua (Unipa), Fakultas Kehutanan ini merupakan anggota dewan 2 periode kabupaten deiyai, dan saat ini menjadi ketua partai NasDem Kabupaten Deiyai, Sabtu (01/07/2023).
Pria yang akrab dengan nama sapaan “Kaka Adii” ini digadang-gadangkan akan maju dan siap membawa masyarakat Deiyai menuju perubahan, membangun daerah khususnya Kabupaten Deiyai dari persoalan-persoalan yang ada di daerah.
Putra Daerah Asli Deiyai Papua ini, saat ditemui media pada Jumat (30/06/2023), membeberkan ada 7 program unggulannya yakni;
1. Penataan Ruang Kota
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Terkhusus Tata Kota menurut “Kaka Adii” sangat penting. Kedepannya, ia ingin melakukan pemetaan ruang untuk pembangunan selain jalan dan jembatan.
“Kita akan siapkan Ahli Planologi (Pakar Perencanaan) untuk petakan pusat pemerintahan sendiri (Pelayanan Satu Pintu/ Kawasan Perkantoran), Pusat perdagangan (Pasar dan Mall) sendiri, Pusat Pendidikan (Sekolah dan Kampus) sendiri dan kawasan Perumahan Pegawaipun akan kita tata. sehingga tidak tumpang tindih,” katanya.
Fokus Kaka Adi dalam memperhatikan Penataan Ruang sedini mungkin ini dilakukan sehingga saat Kabupaten Deiyai kedepannya maju menjadi Kabupaten yang besar, tidak ada lagi pembongkaran ataun penggusuran di Kawasan Perkotaan.
2. Pendidikan.
Kaka Adii kepada Indikator menerangkan, Pendidikan di Kabupaten Deiyai menjadi faktor penting yang harus dibenahi bersama.
“Kita akan benahi kualitas hingga sistem Pendidikan mulai dari pendididikan dasar, menengah dan atas. Untuk pembenahannya, kita akan memperbaiki bwrsama mulai dari Sarana Prasarana (Sarpras), bangunan sekolah, sampai pada bebas biaya sekolah untuk peserta didik,” ujar Kaka Adii.
Selain itu, perhatian Kaka Adii saat terpilih nantinya akan memfokuskan perhatian pada aspek kesejahteraan guru dan tenaga Kependidikan. Dirinya akan memenuhi berbagai kekurangan di tenaga pengajar dengan mendatangkan tenaga pengajar guna menyongsong sistem pendidikan berbasis digital 5.0 di Kabupaten Deiyai.
3. Kesehatan.
“Ini merupakan faktor penting terutama rumah sakit daerah Deiyai yang sedang ada kita kasih naik status menjadi rumah sakit tipe D atau C dengan tujuann agar masyakarat di sekitar tidak berobat ke kabupaten tetangga,”
Dirinya akan menyediakan Proga Beasiswa kepada putra dan putri asli Deiyai.
“Setiap tahunnya, 10 orang akan kita beri beasiswa kedokteran, 10 orang analis kesehatan dan 10 orang farmasi,” beber Kaka Adii.
4. Peningkatan Perekonomian Rakyat.
Guna mencapai kesejaheraan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Deiyai bersama pemerintahan di Perkampungan akan mengembangkan komoditi-komoditi unggulan.
“Setiap kampung, dengan dana desa nantinya akan kita luncurkan program 1 kampung 1 produk unggulan. Dimana produk ini berasal dari kampung tersebut, dan diproduksi oleh masyarakat di kampung tersebut dan disesuaikan dengan kondisi unggulan kampung tersebut,” terangnya.
5. Lingkungan.
Masyarakat di Kabupaten Deiyai mempunyai satu Danau dan sekitar 60 % masyarakat sangat bergantung hidup dari danau tersebut.
“Di danau itu, kita harus terap menjaga kelestriannya. Kebersihan dan pemanfaatan Danau ini sangat diperlukan. Untuk pemanfaatan, Danau ini dapat menjadi potensi wisata air buat Masyarakat Deiyai. Dengan ketentuan kebersihan Danau harus tetap kita jaga,” ucap Kaka Adii.
6. Toleransi Ummat Beragama.
Calon Bupati Deiyai ini juga berkomintem memfokuskan perhatian pada aspek Toleransi antar Ummat Beragama.
“Dengan Semangat Kebhinekaan, Permasalahan toleransi menjadi perhatian umat beragama. Jika hal ini bisa terjaga, maka kita sudah siap berkoaborasi menuju Diyiai yang lebih cerah di masa depan,” ungkapnya.
7. Perkuat Dewan Adat.
Poin terpenting dari program perioritas Kaka Adii adalah penguatan Dewan Adat. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan karena banyak permasalahan tanah dengan masalah ulayat lain yang selama ini kerapkali dicampuri dengan masalah pidana.
“Dewan Adat harus memiliki posisi khusus agar dapat mengambil kebijakan secara terukur tanpa campur tangan pihak pemerintahan. Lembaga Adat kedepannya kuta akan posisikan di posisi khusus sehingga tidak tercampur dengan urusan pemerintahan,” beber Kader Deiyai Papua yang akan mencalonkan diri sebagai Bupati Deiyai ini.
Dengan Tujuh program unggulan ini Kaka Adii berharap, depannya jika dipercayakan masyarakat memimpin Deiyai, bersama kekuatan masyarakat dirinya siap dan membuat perubahan yang nyata serta lebih baik di Kabupaten Deiyai.
Apalagi, dirinya yang sudah 2 Tahun menjabat sebagai Anggota DPRD di Kabupaten Deiyai, tentu sejumlah permasalahan di Deiyai hingga cara penyelesaian sudah diketahuinya.










