Bantaran Sungai Brantas Kawasan Tongkrongan Idaman Muda-Mudi

Para Pengunjung tampak menikmati kopi dan berdiskusi di Pinggiran Sungai Brantas, Jumat (03/02/2023).

INDIKATOR – Bantaran Sungai Brantas kini jadi kawasan nongkrong yang cukup santer di kalangan kelompok muda-mudi di kawasan Kecamatan Dau dan Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Rabu (03/02/2023).

Tongkrongan yang berada persis di sebelah barat Permandian Sengkaling UMM ini bisa menjadi tempat healing sembari menikmati kopi dan gorengan yang dijual oleh beberapa pedagang yang bermukim di sekitaran sungai Brantas.

Lusi, salahsatu warga Karangploso yang sejak 2005 telah berdagang di kawasan ini kepada media mengaku sangat terbantu dengan adanya pemanfaatan kawasan bantaran sungai ini.

“Warungnya saya buka mulai dari pagi jam 6 lewat sampai maghrib. Tapi kalau Hujan bukanya nggak sampai jam 6,” kata Lusi.

Lusi mengaku pedapatan per-hari jika cuacanya tidak hujan, bisa mencapai 2 (dua) juta rupiah.

Baca Juga :Dubes Uni Eropa Kini Kolaborasi dengan UMM

Sementara itu, Aris salah satu pengunjung kawasan ini mengaku sering nongkrong dan ngopi di kawasan bantaran sungai Brantas ini karena suasananya yang sejuk dan udaranya yang masih segar.

“Tempatnya masih alami dan udaranya juga sejuk. Sekaligus buat healing,”ujarnya.

Baca Juga : Partai GERINDRA Minta Pemerintah Mengkaji Ongkos Naik Haji Rp 69 Juta

Pemuda yang juga merupakan Mahasiswa S1 FISIP UMM ini berharap agar kawasan ini dapat dimanfaatkan untuk menopang perekonomian warga sekitar mengingat pandemi covid 19 beberapa waktu lalu telah melahirkan banyak pengangguran akibar PHK dari perusahan-perusahan yang ada di Malang.

“Semoga pejabat wilayah Dau dan karangploso bisa memperhatikan para pedagang disini,” tutup Aris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *