INDIKATOR – Salah satu manajemen Malang Plaza sebutkan data kerugian sementara akibat kebakaran Malang Plaza, Kota Malang yang sementara tersebar di berbagai media pemberitaan adalah data liar, Kamis (04/05/2023).
Pernyataan ini disampaikan oleh manajemen Malang Plaza yang mengaku bernama Bromo Mashu, saat media melakukan konfirmasi terkait jumlah kerugian sementara akibat terbakarnya Mall Malang Plaza di stand Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang yang berlokasi di depan Malang Plaza pada, Rabu (03/05/2023) pukul 17.41 WIB.
“Untuk semua jumlah data satu pintu. Untuk data-data yang saat ini didapati oleh beberapa media kayaknya data liar, liar, liar,” ungkap Bromo Mashu di depan beberapa petugas BPBD Kota Malang yang berada di lokasi.
Bromo Mashu yang memberi keterangan layainya Kepala BPBD ini memastikan, data-data yang sempat dipublish oleh beberapa media bukan dari Stand Pengaduan BPBD yang terletak didepan Malang Plaza.
Sementara itu, salah satu petugas BPBD Kota Malang Habibah, enggan memberika informasi data sementara yang telah terjaring oleh BPBD Kota Malang dan mengaku keberadaan stand di depan Malang Plaza ini hanya melayani pendataan pemilik lapak yang mengalami kerugian saja.
“Sementara kami hanya mendata orang-orang yang mengalami kerugian akibat kebakaran saja. Selebihnya tidak (termasuk memberikan informasi kerugian sementara),” tegas Mantan Lurah Lowokwaru ini.
Hingga berita ini dinaikkan, media masih berupaya menggubungi tim Kuasa Hukum Malang Plaza untuk melakukan konfirmasi lanjutan atas statemen dari pihak yang mengaku sebagai Manajemen Malang Plaza ini.










