Pertengahan Ramadhan ; Ketua PWPM NTT Ajak masyarakat jaga Kamtibmas.

Himbawan

Foto : Kanan Amir Imran Patiraja ( Ketua PWPM NTT ) Kiri Zainur Wula ( Rektor Universitas Muhammaidyah Kupang )

indikatorindonesia.co.id Kupang. Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah PWPM NTT mengajak dan menghimbau semua elemen untuk menjaga situasi Kamtibmas selama bulan puasa di wilayah Kota Kupang

Mari bersama – sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat kamtibmas selama bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M. Imbauan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat, pungkas Amir Imran Patiraja pada media Kamis 20 Maret 2025

Dalam imbauannya juga Tokoh Muda yang memimpin Organisasi Otonom Angkatan Muda Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur itu mengaris bawahi beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh masyarakat.

”Pertama, dilarang melakukan konvoi atau arak-arakan kendaraan saat sahur, kebut-kebutan, balapan liar, yang dapat mengganggu ketertiban”. Pungkas Nya 08:00 WITA via telfon pada awak media.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa masi banyak sekali kebiasaan masyarakat yang kurang produktif disetiap momen Ramadan, Sambung Nya “yaitu bermain petasan atau bahan peledak lain yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain” Amir menegaskan  agar masyrakat menghindari kegiatan nongkrong atau berkumpul yang berpotensi menimbulkan tawuran atau perkelahian.

Didalam bulan Rahmadan ini mari terus menikatkan spirit teologi kita dan memperkuat persatuan dan kesatuan sebagai cirikhas bangsa inidonesia Pungkas Nya. “ mari terus meningkatkan iman dan takwa di bulan puasa ini, dengan menghindari kegiatan yang tidak bermanfaat serta dapat mengurangi nilai ibadah puasa “ Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghargai antar umat beragama. 80:12 WITA

 

Ketua Angkatan Muda Muhammadiyah NTT  ini juga mengajak dan menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap segala bentuk kejahatan dengan memastikan rumah dalam keadaan terkunci dan aman saat ditinggalkan pada saat bepergian Mudik.
”imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan puasa di wilayah kota kupang”. Tutup Nya Pada awak media 20/03/25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *