Hukum  

User Keluhkan Pengembang Properti di Batu, ini Penyebabnya

Gerbang Kawasam Perumahan Elit Cordoba Residence, Sabtu (11/02/2023).,(Foto: jab/indikatorindonesia).

INDIKATOR – Proyek pengembangan perumahan Cordoba Recidence, yang dibangun PT. Properti Berkah Melimpah (PBM) di Jl.TVRI 1, Desa Oro – Oro Ombo Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, dikeluhkan salah satu usernya, Jumat (10/02/2023).

User kawasan perumahan elit yang enggan disebutkan nama ini  mengeluhkan, berkas kepemilikan (sertifikat tanah) belum diserahkan kepadanya padahal ia telah membayar lunas.

“Jadi saya beli tanpa menyicil waktu itu dengan pembayaran cash. Hari pertama saya bayar DP (uang muka-red) dan pada hari ke 2 pembeliannya saya lunaskan pembayaran,” terangnya, Jumat (10/02/2023).

Bahkan, dirinya mengaku hingga memasuki tahun ke 4 (empat), dirinya belum diberikan berkas kepemilikan (sertifikat tanah) yang telah dibayar lunas.

“Sudah beli, tapi kami belum diberi berkas apapun dari pihak pengembang selama empat tahun ini,” sambungnya dengan nada kecewa.

Selain itu, adanya indikasi dan dugaan penyalahan tata ruang dalam pengembangan perumahan mewah ini diketahui langsung oleh tim media saat melakukan investigasi di kawasan perumahan elit tersebut.

Sebelumnya, KRK perumahan ini juga disinyalir belum terbit, namun sudah ada aktivitas pendirian bangunan hingga penjualan selama beberapa tahun terakhir.

Menanggapi permasalahan yang ada, Kepala Bidang (Kabid), Pengawasan Amdal (Wasdal) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu, Bambang Priambodo, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dirinya perlu melakukan pengecekan kembali terkait informasi tersebut.

“Untuk itu saya perlu lakukan pengecekan kembali, soalnya Cordoba di Batu ada 2,” ujar Bambang Priambodo singkat.

Tetkait keluhan warga dan lainnya, tim media telah berupaya mendatangi kawasan Cordoba Residence guna melakukan konfirmasi secara langsung kepada pihak PT. Properti Berkah Melimpah. Namun, tidak menemui siapapun di kawasan PT. Properti Berkah Melimpah ini.

Hingga berita ini dinaikkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi terkait pengembangan perumahan yang dikeluhkan Polan dan adanya dugaan menyalahi peraturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *