Munculkan Bibit Sepak Bola Profesional Wagub Jatim Emil Dardak Buka Siadi Cup ke Tiga

oplus_131074

Malang,IndikatorIndonesia.co.id-Dalam ajang pembukaan Siadi Cup ke tiga 2026 Semangat olahraga dan kebersamaan kembali menyatu di Lapangan Kali Soerak SMANELA, Lawang, Minggu (21/6/2026).

Turnamen sepak bola antar desa yang kini memasuki tahun ketiga penyelenggaraan.

Turnamen yang secara khusus diperuntukkan bagi pemain usia 19 tahun ini digagas oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Siadi, sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga.

Siadi yang hadir langsung dalam pembukaan menyampaikan bahwa ide awal turnamen ini muncul dari aspirasi warga dan komunitas sepak bola di Lawang, yang menginginkan adanya wadah kompetisi rutin namun tetap menjunjung nilai edukatif dan kebersamaan.

 

Siadi juga menambahkan, turnamen kali ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan sepak bola Kabupaten Malang.

“Harapan kami akan lahir bibit-bibit sepak bola profesional dari Kecamatan Lawang. Siapa tahu nantinya ada pemain nasional yang lahir dari Lawang, entah lewat Arema atau klub lainnya. Yang penting Lawang bisa dikenal sebagai gudang pesepak bola berbakat,” tegasnya.

 

Siadi optimis bila pembinaan semacam ini digelar secara rutin setiap tahun, Lawang berpotensi menjadi lumbung lahirnya pemain sepak bola profesional dari Kabupaten Malang.

 

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pun hadir langsung membuka turnamen tersebut. Ia menyebut, gelaran ini bisa jadi ruang bagi para pelajar untuk menyalurkan semangat kompetitif secara positif.

 

“Pertandingan siadi cup 2026 ini bisa menjadi wadah bagi mereka, tidak hanya atletnya tetapi juga suporternya untuk adu kreativitas mendukung timnya,” kata Emil di Minggu (21/6/2026).

 

Emil menambahkan, kehadiran turnamen ini juga diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk menemukan bibit atlet sepak bola yang potensial di kalangan pelajar maupun U19.

“Dari seluruh kecamatan lawang ada sekitar 17 team yang ikut bertanding untuk dicari bibit-bibit atlet pesepak bola potensial,” jelasnya.

(Yani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *