Disebut Layak Jadi Cawapres Alternatif, Begini Respon Menko PMK

Menko PMK Prof. Muhadjir Effendy, (Foto: IMN/Jab)

INDIKATOR – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy akhirnya merespon penilaian tentang dirinya yang tepat untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) alternatif, Sabtu (29/04/2023).

Sebelumnya sempat dikabarkan, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menyebut, Muhadjir cocok menjadi cawapres bagi Ganjar Pranowo, Jumat (28/04/2023).

Ujang menilai, Muhajir memiliki karakter yang kuat. Ditambah lagi, Muhadjir memiliki pengalaman dan kredibilitas tinggi di pemerintahan khususnya bidang pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial.

“Kinerja Muhadjir tentu sudah terbukti ya, kita semua bisa merasakan bagaimana angka stunting yang secara perlahan mulai menurun di seluruh provinsi. Bahkan cara kerja Muhadjir yang berani melakukan terobosan-terobosan besar dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem inilah yang dibutuhkan Indonesia ke depan,” kata Ujang kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/04/2023).

Menanggapi kabar ini, Menko PMK Prof. Muhadjir Effendy, akhirnya angkat bicara.

Menko Muhadjir yang dihubungi Indikator Indonesia melalu Whatsapp Messangger menyebutkan masih banyak kandidat lain yang lebih mempuni untuk posisi tersebut.

“Sudah banyak cawapres yang lebih mumpuni ketimbang saya,” jawab Mantan Rektor UMM sekaligus Mantan Mendikbud ini singkat.

Kendati demikian, sosok ini secara kelas terbangnya memang layak mengisi posisi sebagai Calon Wakil Presiden karena memiliki basis sosial yang kuat, berasal dari Jawa Timur dan merupakan tokoh Islam yang terbuka dan dekat dengan berbagai kelompok masyarakat. Selain itu, Muhajir juga memiliki pengalaman yang tinggi baik selama di pemerintahan maupun di luar pemerintahan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *