SURABAYA, – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menegaskan bahwa organisasi mereka tidak memiliki kepentingan ataupun ambisi dalam pengelolaan perparkiran, baik di Kota Surabaya maupun daerah lainnya.
Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan isu yang beredar terkait dugaan keterlibatan GRIB Jaya dalam operasi parkir ataupun pungutan liar oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi.
Ketua GRIB Jaya menegaskan bahwa pihaknya hanya fokus pada peran sosial dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga ketertiban serta mencegah tindakan yang meresahkan publik.
“Kami tidak pernah dan tidak akan pernah berkepentingan mengelola parkir. Itu bukan ranah kami. Jika ada oknum yang mengaku-ngaku membawa nama GRIB Jaya untuk tujuan tersebut, kami tegaskan bahwa itu bukan bagian dari organisasi,” ujar perwakilan GRIB Jaya.
GRIB Jaya menegaskan bahwa seluruh aktivitas organisasi mengacu pada tujuan pendirian ormas, yakni membantu pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas lingkungan. Pengelolaan parkir, menurut mereka, merupakan kewenangan pemerintah daerah atau pihak pengelola resmi yang telah ditetapkan melalui regulasi.
“Kami tidak ikut campur dalam urusan teknis seperti retribusi parkir atau pengelolaan titik-titik parkir. Fokus kami adalah memastikan tidak ada gangguan kamtibmas serta menghindari penyalahgunaan atribut organisasi,” lanjutnya.
GRIB Jaya juga mengimbau masyarakat dan para pemilik usaha untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan pihak yang mengatasnamakan organisasi sebagai juru parkir atau melakukan pungutan liar. Organisasi berkomitmen membantu aparat penegak hukum menertibkan oknum semacam ini.
“Kami mendukung penuh langkah tegas aparat terhadap juru parkir liar atau pemalak yang meresahkan. Jika ada yang membawa nama GRIB Jaya, segera laporkan dan kami akan tindak lanjuti,” tegasnya.
GRIB Jaya berharap klarifikasi ini menjadi penegasan bahwa organisasi tidak terkait dengan bisnis parkir, baik secara langsung maupun tidak langsung. Mereka ingin menjaga nama baik organisasi agar tidak tercoreng oleh tindakan individu yang tidak bertanggung jawab.
“Kami organisasi resmi yang punya aturan internal ketat. Nama baik GRIB Jaya harus dijaga. Kami tidak akan mentolerir anggota maupun oknum luar yang memanfaatkan atribut kami untuk kepentingan pribadi,”pungkasnya.
Dengan demikian, GRIB Jaya berharap masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan tidak lagi mengaitkan organisasi dengan praktik perparkiran ilegal.










