Malang – Kondisi rumah salah satu warga di Dusun Gunung Tumpuk, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang mengundang keprihatinan. Rumah tersebut tampak memprihatinkan dan tidak layak huni. Melihat hal itu, sejumlah komunitas kemanusiaan dan kelompok masyarakat bergerak cepat memberikan bantuan.
Pada Minggu (15/6/2025), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB JAYA Kabupaten Malang bersama Persaudaraan Guyono Maton Indonesia (PGMI) Plat N dan Mbah SAR Kutut Manggung—komunitas relawan tim SAR—melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Aksi solidaritas ini dilanjutkan dengan upaya renovasi rumah secara bertahap.
Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Malang, Damanhury Jab, mengapresiasi semangat para relawan dan komunitas yang turut serta dalam kegiatan bakti sosial tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada rekan-rekan komunitas kemanusiaan yang hadir dan ikut ambil bagian dalam aksi sosial ini. GRIB JAYA akan terus menjadi sahabat bagi setiap perkumpulan yang berjuang tanpa pamrih untuk masyarakat,” ujar Damanhury kepada media, Minggu (15/6).
Menurutnya, sinergi lintas komunitas dan ormas sangat penting dalam menghadirkan solusi bagi warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan komitmen GRIB JAYA dalam menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Kami akan segera menghubungi Ketua DPRD Kabupaten Malang dan Pak Bupati Malang terkait kondisi warga yang butuh perhatian ini,” tambah Damanhury.
Renovasi yang dilakukan meliputi perbaikan atap, dinding, dan lantai rumah yang sebelumnya dinilai tidak layak dan membahayakan penghuni. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang turut membantu proses pengerjaan secara gotong royong.
Sementara itu, perwakilan dari PGMI Plat N dan Mbah SAR Kutut Manggung Muksin, berharap kegiatan serupa dapat menjadi gerakan kolektif yang terus digalakkan demi menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi agar masyarakat tidak hanya menunggu bantuan pemerintah, tapi juga aktif bergerak bersama,” kata salah satu relawan PGMI.
Hingga berita ini diturunkan, renovasi masih berlangsung dan dijadwalkan rampung dalam beberapa pekan ke depan.










