INDIKATOR – Pengembangan Perumahan mewah di Jalan Panderman, Dusun Krajan, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu dikabarkan belum mengantongi perizinan dari Pemerintah Kota Batu karena berada di lahan yang diperuntukkan untuk pertanian, Senin (20/02/2023).
Pelanggaran yang diduga dilakukan oleh perumahan mewah O3 (O three) Village Residence ini diketahui langsung oleh tim investigasi Indikatorindonesia.co.id pasca menerima selentingan kabar dari salah satu warga Dusun Krajan pada, Kamis (16/02/2023) lalu.
Perumahan yang berada persis diujung Jalan Panderman ini terpantau telah dihuni (ditempati) oleh beberapa User meskipun perizinannya belum dikeluarkan.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Amdal (Wasdal) Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP) dan Naker Kota Batu, Bambabg Priambodo memalui Whatsapp Messangger pada, Senin (20/02/2023).
Bambang mengatakan, status lahan perumahan O 3 Village Residence masih berada di atas lahan pertanian.
“Kalau di atas lahan Pertanian berarti seharunya perizinannya belum ada,” kata Bambang singkat.
Sementara Itu, Hari, Kepada Dusun Krajan, Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu saat dikonfirmasi di Kantor Desa Oro-Oro Ombo pada, Senin (20/02/2023) mengungkapkan, dirinya beberapa kali menanyakan perizinan dari pengembang perumahan ini namun pihak pengembang selalu menjawab kalau perizinan masih dalam proses.
“Awalnya nama perumahan itu MPM dibawah pengelolaan bernama Hudi (HD). Tapi setelah itu berganti nama menjadi O 3 Village Residence. Untuk penanggung jawab O 3 pengelolaan perumahan ini juga membingungkan karena terus digonta-ganti,” ungkapnya.
Hari membeberkan, dari sekian banyak perumahan di wilayah Dusun Krajan, hanya 2 (dua) perumahan ini yang paling ruwet (kurang baik berkomunikasi).
“Kalau O 3 itu saat ini orang lapangannya namanya Wahyu (WY). Tapi, WY kalau kita tanya soal perijinan dan soal lain yang berhubungan perumahan ini, selalu menjawab masih menunggu HD yang merupakan developer O 3 Village Residence sekaligus Salah satu warga asli sini,” bebernya sosok yang akrab disapa Wo’ Hari ini.
Hingga berita ini ditayangkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada WY dan HD selaku pihak pengembang properti ini.












