JAKARTA – Tokoh adat, seniman, budayawan, dan politisi dari Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Laurensius Ding Lie turut angkat bicara terkait dukungannya terhadap Calon Jaksa Agung Republik Indonesia yakni Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Nazali Lempo, S.H., M.H., M.Tr.Opsla., CHRMP Selasa (29/09/2026).
Sosok Budayawan Dayak yang akrab disapa Pak Ding ini menyampaikan, masyarakat Indonesia saat ini membutuhkan lembaga penegak hukum yang profesional, berintegritas dan mampu memberikan rasa keadilan tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan seseorang.
“Masyarakat tidak meminta hal yang istimewa. Masyarakat hanya berharap hukum benar-benar memberikan keadilan dan kepastian, termasuk kepada masyarakat kecil, buruh dan petani,” ujar Ding Lie dalam keterangannya.
Dalam konteks tersebut, Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Nazali Lempo, S.H., M.H., M.Tr.Opsla., CHRMP merupakan salah satu figur yang layak dipertimbangkan dalam pembahasan calon Jaksa Agung.
Menurutnya, pengalaman Nazali Lempo sebagai purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Laut, serta pengalaman di bidang hukum dan kepemimpinan, menjadi modal yang relevan untuk memimpin institusi penegak hukum.
“Saya melihat pengalaman kepemimpinan dan bidang hukum yang dimiliki Nazali Lempo menjadi salah satu aspek yang layak dipertimbangkan. Tentu semuanya tetap harus dilihat dari rekam jejak, kompetensi dan integritas,” kata Ding Lie.
Ding Lie berharap siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Kejaksaan Agung dapat memperkuat profesionalisme, integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Ia menegaskan dukungannya terhadap Nazali Lempo merupakan aspirasi pribadi dan tidak bermaksud menutup ruang bagi figur lain.
“Kami berharap Kejaksaan semakin profesional, kuat dan dipercaya masyarakat. Hukum harus hadir untuk semua, termasuk masyarakat kecil,” pungkasnya.










